Waspadai 5 Dampak Buruk Kekurangan Vitamin D bagi Tubuh Anda

Waspadai-5-Dampak-Buruk-Kekurangan-Vitamin-D-bagi-Tubuh-Anda
Foto dari Canva

Tubuh bisa memproduksi vitamin D untuk menunjang kesehatan tubuh Anda sendiri. Anda bisa mendukung produksi vitamin D dalam tubuh lebih optimal dengan rajin berjemur di bawah sinar matahari. Kekurangan vitamin D bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda, apalagi anak-anak yang tengah berada dalam tahap tumbuh kembang terbaik.

Bahaya Kekurangan Vitamin D yang Harus Anda Ketahui

Selain mendapatkan vitamin D dari paparan sinar matahari, Anda wajib mengkonsumsi lebih banyak menu yang kaya nutrisi ini. Contoh menu makanan yang bisa Anda konsumsi setiap hari yaitu susu, telur, daging, keju, yoghurt, ikan salmon, dan lain-lain. Demi mendapatkan tubuh yang lebih sehat dan bebas dari risiko kekurangan vitamin D, kenapa tidak? Berikut hal yang akan terjadi pada tubuh yang kekurangan vitamin D yaitu :

1. Tulang menjadi lebih rapuh

Anda harus mulai mencemaskan kesehatan tulang seiring pertambahan usia yang semakin menua. Pasalnya, Anda yang mengabaikan kekurangan vitamin ini akan mengalami masalah tulang menjadi lebih rapuh. Risiko tulang alami cedera, patah, retak, dan lain-lain sangat tinggi, termasuk risiko osteoporosis pada usia tua.

2. Mudah alami depresi

Orang yang kekurangan asupan vitamin D lebih sering alami stress hingga berpotensi menyebabkan depresi. Diketahui bahwa vitamin D bisa mempengaruhi bagian otak yang menjadi pusat pengatur suasana hati. Anda bisa berubah menjadi lebih bad mood, mudah marah atau sedih bila jarang mendapatkan sinar matahari atau makanan kaya vitamin D lain.

3. Alami risiko terkena kanker

Hati-hati dengan risiko kanker yang memiliki potensi menyerang orang yang jarang terpapar sinar matahari. Pasalnya, tubuh Anda kekurangan produksi vitamin D yang memiliki fungsi anti kanker dalam tubuh. Tidak heran bila orang yang jarang berjemur atau makan ikan, susu, telur, dan sejenisnya berisiko tiga kali lebih besar terkena kanker dibandingkan orang yang mendapatkan vitamin D lebih banyak.

4. Mengurangi produktivitas harian

Tentu dampak ini merupakan gejala awal yang harus Anda pahami agar bisa mencari solusi terbaik. Bila jarang mendapatkan asupan vitamin D, maka tubuh Anda bisa lebih mudah lelah, nyeri atau kram otot dan sakit tulang. Tentu produktivitas harian akan berkurang sehingga berdampak pada aktivitas yang terganggu baik di lingkungan rumah atau pekerjaan.

5. Rakitis

Kasus rakitis merupakan penyakit kelainan yang diderita anak-anak bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin ini. Anak-anak yang kurang mendapatkan vitamin D bisa mengalami tulang mudah rapuh yang ditandai dengan nyeri tulang, kelemahan otot dan kelainan pada persendian mereka. Sejak dalam kandungan, pastikan anak mendapatkan asupan vitamin D yang baik guna menunjang tumbuh kembang mereka lebih optimal dan bebas dari masalah tulang, ya!

Bila Anda mengalami gejala luka yang tidak mudah sembuh, merasa lebih sering lelah meski tidak aktivitas fisik berat, nyeri otot dan tulang, lebih sering alami stress, kuku dan rambut mudah patah atau rontok hingga sering terkena penyakit, maka segera lakukan pemeriksaan dini ke dokter. Kemungkinan faktor penyebab Anda mengalami gejala yang disebutkan bisa karena kurang mendapat asupan vitamin D.

Setelah memahami pentingnya konsumsi vitamin D dari makanan atau minuman, Anda harus segera mengubah pola hidup. Perbanyak konsumsi makanan dan susu yang memiliki kandungan vitamin D, kalsium dan fosfor tinggi untuk mendukung kesehatan tulang Anda. Rajin olahraga dan menerapkan pola hidup sehat akan membuat Anda memiliki kepadatan tulang yang terjaga dan terhindar dari risiko penyakit osteoporosis, lho! Yuk, hindari kekurangan vitamin D yang menyebabkan masalah kesehatan dengan konsumsi susu baik anak-anak hingga orang dewasa!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.